BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Cuaca Ekstrem Ancam Sejumlah Wilayah
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah hingga pekan depan, Warga diminta waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. Simak ulasan lengkapnya dalam Pusat Bahaya berikut.
BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa kondisi cuaca signifikan masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia hingga sepekan ke depan. Pada periode 6–12 Januari 2026.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, serta dampak lanjutan berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Dalam evaluasi cuaca sepekan terakhir, BMKG mencatat terjadinya hujan dengan intensitas sangat tinggi hingga ekstrem di sejumlah daerah.
Curah hujan tertinggi terpantau di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mencapai lebih dari 160 milimeter per hari. Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Maluku, yang mengalami hujan sangat lebat dengan intensitas di atas 100 milimeter per hari.
Dinamika Atmosfer Picu Peningkatan Curah Hujan
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer yang kompleks. Salah satu faktor utama adalah kondisi La Niña lemah yang masih berlangsung, sehingga meningkatkan pasokan uap air ke wilayah Indonesia.
Selain itu, penguatan angin Monsun Asia yang disertai aliran udara dingin turut memperbesar potensi terbentuknya awan hujan. Fenomena atmosfer lain yang berperan signifikan adalah aktifnya Madden–Julian Oscillation (MJO) serta perambatan gelombang ekuator, termasuk gelombang Kelvin dan Rossby.
Interaksi berbagai sistem ini menciptakan kondisi atmosfer yang labil dan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di banyak wilayah.
Baca Juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sulsel, BPBD Ingatkan Bahaya Saat Melaut
Pengaruh Siklon Tropis Dan Fenomena Global
Pada skala global hingga regional, pengaruh suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia juga memperkuat suplai uap air. BMKG memprakirakan MJO aktif melintasi wilayah Aceh, Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, hingga sebagian besar Papua.
Aktivitas ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Sementara itu, Siklon Tropis Jenna yang berada di Samudra Hindia barat daya Lampung diprakirakan bergerak ke arah selatan dan menguat dalam beberapa hari ke depan.
Meski tidak berdampak langsung ke daratan Indonesia, keberadaan siklon ini berpotensi memicu gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan lebat di wilayah Sumatra bagian selatan dan Jawa bagian barat.
Wilayah Siaga Dan Imbauan Kewaspadaan
BMKG memetakan potensi cuaca ekstrem dalam dua periode. Pada 6–8 Januari 2026, hujan ringan hingga lebat diprakirakan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.
Status siaga hujan lebat hingga sangat lebat ditetapkan di sejumlah daerah, termasuk Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua Pegunungan. Potensi angin kencang juga perlu diwaspadai di beberapa wilayah seperti Lampung, Bengkulu, dan Kalimantan Timur.
Memasuki periode 9–12 Januari 2026, potensi hujan diperkirakan masih meluas. Beberapa wilayah seperti Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan masuk dalam status siaga. BMKG mengimbau masyarakat serta pemangku kepentingan untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, terutama dalam merencanakan perjalanan darat, laut, maupun udara, serta aktivitas luar ruang.
Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya yang akan menamba wawasan anda Pusat Bahaya..
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari indeksnews.com
- Gambar Kedua dari detik.com