Warga Resah, Pria Mabuk Rusak Motor Dan Tebar Ancaman Parang Di Parepare
Warga Parepare resah setelah pria mabuk merusak motor dan mengancam warga dengan parang di sebuah barbershop.
Suasana tenang di sebuah barbershop di Parepare mendadak berubah mencekam. Seorang pria dalam kondisi mabuk tiba-tiba mengamuk, merusak sepeda motor, dan menebar ancaman menggunakan parang.
Aksi nekat tersebut membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri. Peristiwa ini bukan hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga memicu pertanyaan tentang keamanan lingkungan, Bagaimana kronologi kejadian dan tindakan aparat? Simak ulasan lengkapnya dalam Pusat Bahaya berikut.
Aksi Pria Mabuk Picu Kepanikan Di Parepare
Ketegangan terjadi di kawasan Pasar Perumnas Wekke’e, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, ketika seorang pria dalam pengaruh alkohol mengamuk dan menebar ancaman kepada warga. Pelaku berinisial KN (32) membuat suasana barbershop yang awalnya tenang berubah mencekam.
Aksi agresif tersebut tidak hanya merusak kendaraan milik warga, tetapi juga mengancam keselamatan orang-orang di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa ini langsung memicu kepanikan, terutama bagi pengunjung barbershop dan warga pasar yang tengah beraktivitas.
Kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena melibatkan senjata tajam dan dilakukan di ruang publik.
Keributan Berawal Dari Tatapan Mata
Insiden bermula saat seorang warga bernama Fadel tengah mengantre cukur rambut bersama istrinya di sebuah barbershop. Tanpa sebab yang jelas, pelaku tiba-tiba datang dalam kondisi emosi tidak terkendali.
Diduga akibat pengaruh minuman keras, KN merasa tersinggung karena ditatap oleh korban. Pelaku kemudian meluapkan amarahnya dengan menendang dan menyeret sepeda motor milik korban hingga mengalami kerusakan.
Bahkan, kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi turut terkena imbas, Tidak berhenti di situ, pelaku juga sempat mengambil batu dan mengancam akan melemparkannya ke arah korban. Beruntung, pemilik barbershop dengan sigap mengamankan korban ke dalam ruangan untuk menghindari hal yang lebih buruk.
Baca Juga: Trenggalek Dilanda Tiga Bencana Sekaligus, Warga Diminta Waspada
Kembali Dengan Senjata Tajam, Warga Ketakutan
Setelah sempat dilerai oleh warga, pelaku pulang ke rumahnya. Namun situasi kembali memanas ketika KN datang lagi ke lokasi kejadian dengan membawa sebilah parang. Tidak sendirian, ia ditemani rekannya yang juga membawa senjata tajam berupa badik.
Kehadiran pelaku dengan senjata tersebut membuat warga sekitar panik dan menjauh demi keselamatan. Pelaku bahkan berteriak mencari seseorang di tengah kerumunan, sehingga menambah ketegangan di lokasi. Warga yang khawatir segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk mencegah jatuhnya korban.
Polisi Amankan Pelaku Dan Barang Bukti
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Bacukiki bersama anggota Brimob segera mendatangi tempat kejadian perkara. Polisi langsung mengamankan pelaku yang saat itu masih mengacungkan parang di hadapan warga. Senjata tajam yang dibawa pelaku turut disita sebagai barang bukti.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya, Ia mengaku bertindak nekat karena emosi setelah merasa dipandang oleh korban. Akibat aksinya, sepeda motor korban mengalami lecet dan kerusakan akibat tendangan pelaku. Saat ini, KN telah diamankan di Mapolsek Bacukiki untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.
Pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya konsumsi alkohol berlebihan serta pentingnya pengendalian emosi di ruang publik, Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya yang akan menamba wawasan anda Pusat Bahaya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari republika.co.id