Tebing 15 Meter Longsor, Rumah Warga di Puncak Nyaris Amblas

Bagikan

Longsor tebing setinggi 15 meter terjadi di Puncak, membuat satu rumah warga nyaris amblas, memicu kepanikan dan evakuasi cepat.

Longsor tebing setinggi 15 meter terjadi di Puncak

​Bencana tanah longsor kembali menerjang kawasan Puncak, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, menyisakan kerusakan parah dan kekhawatiran mendalam bagi warga setempat.​ Satu unit rumah nyaris amblas, menjadi saksi bisu keganasan alam yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Pusat Bahaya.

Longsor di Puncak Akibatkan Kerusakan Rumah

Sebuah tebing dengan panjang sekitar 15 meter dilaporkan longsor di kawasan Puncak, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Insiden ini menyebabkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan nyaris amblas akibat tergerus material longsoran. Kejadian ini menambah daftar panjang bencana yang kerap melanda wilayah tersebut.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, longsor terjadi karena kombinasi intensitas hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang labil. Faktor-faktor ini secara akumulatif memperburuk stabilitas lereng, yang kemudian tidak mampu menahan beban dan runtuh.

Dampak langsung dari bencana ini adalah rusaknya rumah milik warga. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan dan menimbulkan trauma bagi penghuni rumah.

Kronologi Kejadian Dan Identifikasi Dampak

Longsor dilaporkan terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026, saat wilayah Puncak, Bogor, diguyur hujan deras tanpa henti. Kondisi cuaca ekstrem inilah yang menjadi pemicu utama longsoran, mempercepat proses erosi dan pergerakan tanah di area tebing yang memang rentan.

Adam merinci bahwa tebing yang longsor memiliki dimensi panjang 15 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 4 meter. Skala longsoran yang cukup besar ini menjelaskan mengapa dampaknya begitu parah terhadap struktur bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan oleh tim di lapangan, longsor ini mengakibatkan satu unit rumah milik Badrudin mengalami kerusakan berat. Rumah tersebut dihuni oleh tiga jiwa, yang kini terpaksa mengungsi demi keselamatan mereka.

Baca Juga: Longsor Terjang OKU Selatan di 4 Titik, Jalan Utama Nyaris Terputus

Tindak Lanjut Dan Evakuasi Warga

 Tindak Lanjut Dan Evakuasi Warga

Adam Hamdani menyatakan bahwa diperlukan tindak lanjut yang cepat dari dinas terkait untuk menangani dampak longsor ini. Kekhawatiran utama adalah potensi longsor susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Akibat insiden ini, penghuni rumah yang terdampak telah mengungsi ke rumah kerabatnya. Untuk sementara, mereka tinggal di rumah anaknya yang beralamat di lokasi yang sama, mencari perlindungan hingga situasi dinilai aman untuk kembali ke rumah mereka.

Rumah yang mengalami kerusakan berat hingga saat ini belum diperbaiki. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jika hujan kembali datang, kerusakan bisa meluas dan membahayakan struktur bangunan yang tersisa.

Kebutuhan Penanganan Lebih Lanjut Dan Peringatan

Situasi ini membutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait, termasuk upaya mitigasi dan perbaikan infrastruktur. Koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, dan instansi teknis sangat krusial untuk memastikan keselamatan jangka panjang warga.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat musim hujan tiba. Penting untuk mengenali tanda-tanda awal longsor dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika ada indikasi pergerakan tanah.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, khususnya di daerah rawan longsor seperti Puncak. Edukasi dan sosialisasi mengenai mitigasi bencana perlu terus digalakkan untuk melindungi jiwa dan harta benda masyarakat.

Selalu pantau berita terbaru seputar Pusat Bahaya dan info menarik lain yang membuka wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari news.okezone.com

Similar Posts