Heboh! Angin Puting Beliung Terjang 4 Desa di Tibawa, Puluhan Rumah Rusak

Bagikan

Angin puting beliung melanda 4 desa di Kecamatan Tibawa, Gorontalo, merusak 20 rumah dan menimbulkan kepanikan warga.

Angin Puting Beliung Terjang 4 Desa di Tibawa, Rumah Rusak

Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu sore (10/2/2026). Fenomena ini memicu puting beliung yang merusak rumah warga, menumbangkan pohon, dan membuat warga panik.

Empat desa terdampak adalah Desa Tibawa, Desa Hulondalo, Desa Molosingi, dan Desa Dulamayo. Puluhan rumah mengalami kerusakan, termasuk atap terbang dan dinding retak. Beberapa keluarga harus mengungsi sementara demi keselamatan.

Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang cuman ada di Pusat Bahaya.

Skala Kerusakan dan Dampak

Menurut data sementara BPBD Gorontalo, setidaknya 20 rumah rusak, dengan rincian:

  • 8 rumah rusak berat (tidak layak huni)

  • 7 rumah rusak sedang (memerlukan perbaikan segera)

  • 5 rumah rusak ringan (atap bocor dan dinding retak)

Selain kerusakan rumah, bencana juga menumbangkan pohon besar yang menutup akses jalan desa. Aktivitas warga pun terganggu, termasuk anak-anak yang tidak bisa pergi sekolah dan masyarakat yang sulit mengakses pasar serta fasilitas umum.

“Awalnya hujan deras, tiba-tiba angin kencang membawa atap rumah tetangga terbang ke halaman kami. Kami langsung lari ke tempat aman,” kata Siti, warga Desa Tibawa.

Respon Cepat Aparat dan Relawan

Polres Gorontalo dan BPBD segera menurunkan tim untuk membantu evakuasi warga terdampak. Personel polisi melakukan pengamanan lokasi, memantau titik rawan, dan membantu membersihkan material yang menutupi jalan.

Relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan membawa logistik darurat, termasuk makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, selimut, dan tenda. Langkah ini memastikan warga yang rumahnya rusak memiliki tempat tinggal sementara.

Koordinasi aparat, relawan, dan perangkat desa menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana. Dengan sistem ini, bantuan dapat tersalur tepat sasaran dan proses evakuasi berjalan aman.

Baca Juga: BNPB Tarik Utang Rp949 Miliar Untuk Alat Deteksi Gempa & Tsunami

Kutipan Warga dan Aparat

Kutipan Warga dan Aparat

Warga lain, Ahmad, mengaku panik saat angin puting beliung menghantam rumahnya. “Saya langsung membawa keluarga keluar, takut rumah roboh. Alhamdulillah petugas cepat datang membantu,” ujarnya.

Kapolres Gorontalo, AKBP Hendra Santoso, mengatakan, “Kami siaga untuk membantu warga. Evakuasi dan pengamanan prioritas kami. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.”

BPBD menambahkan bahwa bencana ini terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah labil di wilayah perbukitan. “Kami terus memantau titik rawan dan mengimbau warga mengungsi ke tempat aman,” kata Kepala BPBD.

Cuaca dan Prakiraan BMKG

BMKG Gorontalo memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah Kabupaten Gorontalo, termasuk Tibawa, hingga dua hari ke depan.

Masyarakat diminta selalu memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan media sosial pemerintah. Warga yang tinggal di rumah tua atau dekat pohon besar diminta berjaga-jaga dan menyiapkan rencana evakuasi.

Fenomena puting beliung biasanya terjadi saat hujan deras dan angin kencang bertemu, sehingga risiko munculnya bencana serupa masih ada. Kesiapsiagaan warga menjadi kunci keselamatan.

Luangkan waktu Anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya yang akan menamba wawasan Anda .


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detikcom
  • Gambar Kedua dari VIVA 

Similar Posts