Geger! Bagaimana Bisa Mayat Wanita Tinggal Tulang Ada Di Dalam Rumah?
Warga Depok digegerkan penemuan mayat wanita tinggal tulang di dalam rumah, misteri ini membuat tetangga penasaran dan takut.
Suasana tenang di sebuah perumahan Depok mendadak berubah menjadi mencekam. Seorang wanita ditemukan meninggal dalam kondisi tinggal tulang di dalam rumahnya. Penemuan ini membuat warga sekitar gemetar dan bertanya-tanya.
Bagaimana bisa hal tragis ini terjadi tanpa ada yang menyadari sejak awal? Simak kronologi misteri yang membuat Depok geger ini hingga ke setiap detailnya hanya di Pusat Bahaya.
Penemuan Tragis Minggu Pagi Di Depok
Pada Minggu, 8 Maret 2026, warga Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat dibuat gusar oleh penemuan jasad wanita yang kondisinya sudah tinggal tulang di dalam rumahnya sendiri. Penemuan ini mengejutkan warga setempat karena terjadi di lingkungan perumahan yang biasanya tenang.
Korban yang kemudian diketahui berinisial DH (56) itu pertama kali terlihat oleh anaknya dan pacar anaknya ketika keduanya datang untuk membersihkan rumah pada pagi hari. Awalnya, mereka berpikir rumah hanya kosong karena korban sedang berada di luar kota.
Rumah dalam keadaan berantakan dan tumpukan pakaian berserakan di lantai sempat tidak menimbulkan kecurigaan. Namun semuanya berubah saat salah satu saksi mulai membersihkan bagian dalam rumah dan menemukan sesuatu yang mengerikan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kronologi Penemuan Mayat
Anak korban dan pacarnya sudah dua kali datang ke rumah DH sejak terakhir bertemu pada Februari 2026 berdasarkan informasi bahwa korban sedang berada di rumah teman sekolahnya di Sukabumi, Jawa Barat.
Pada kunjungan pertama, pagar rumah masih terkunci dengan gembok dari luar, sehingga mereka membuka paksa gembok dan menemukan rumah dalam keadaan berantakan. Karena tidak mencium bau tidak sedap, mereka hanya membersihkan pekarangan terlebih dahulu.
Kedua, pada Jumat (6/3) malam, mereka kembali dan tidur di ruang tengah rumah dengan niat membersihkan bagian dalam rumah keesokan harinya. Pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB, saat menyibakkan tumpukan pakaian, saksi melihat sepasang kaki yang sudah terlihat tulangnya dan segera melapor ke RT serta polisi.
Baca Juga:Â Bikin Geger! Sirine Peringatan Dini Banjir Tiba-Tiba Bunyi, Warga Kota Bekasi Kaget
Gambaran Korban Dan Rumah
Korban DH diduga sudah tinggal sendiri di rumah tersebut, meskipun polisi menyatakan bahwa ia biasa tinggal bersama suami sirinya, namun keberadaan suami tersebut belum dapat dipastikan saat penemuan mayat.
Selain kondisi jenazah yang tinggal tulang, polisi juga menemukan taburan bubuk kopi di tubuh korban, sebuah fakta aneh yang turut diselidiki lebih jauh oleh penyidik.
Tidak hanya itu, barang‑barang milik korban seperti satu unit sepeda motor Suzuki dan satu unit ponsel juga dilaporkan hilang dari lokasi kejadian, sehingga penyelidikan mencakup dugaan tindak pidana lain di luar kematian sendiri.
Dugaan Kekerasan Dan Penyidikan Polisi
Penyidik dari Polsek Cinere dan pihak kepolisian setempat masih terus mendalami kasus ini. Ada indikasi bahwa dalam tubuh korban mungkin terdapat tanda‑tanda kekerasan, sehingga jenazah telah dibawa untuk autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Meski polisi belum merilis rincian hasil autopsi, proses ini diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya. Apakah karena kondisi kesehatan, kekerasan, atau faktor lain yang belum terungkap.
Penyidik juga mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi, termasuk Ketua RT setempat dan pihak keluarga. Guna menguatkan kronologi kejadian dan mencari fakta tambahan di balik penemuan itu.
Reaksi Warga Dan Dampak Sosial
Penemuan mayat DH mengundang perhatian yang luas dan membuat warga sekitar merasa was‑was. Kejadian ini memicu perbincangan hangat antar tetangga, terutama mengenai kondisi rumah yang tampak berantakan selama beberapa waktu.
Banyak warga yang tidak menyadari bahwa korban sudah lama tak terlihat setelah terakhir bertemu pada September 2025. Sehingga rasa penasaran tentang apa yang terjadi semakin kuat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi antar keluarga dan lingkungan, serta perlunya pemeriksaan rutin terhadap kerabat. Atau tetangga yang lama tak terlihat, agar kasus serupa tidak terulang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari ipol.id