ATM Terbakar Saat Dibobol! Komplotan Pencuri Belajar Dari YouTube, Endingnya Tragis!
Aksi nekat komplotan pencuri membobol ATM berujung petaka setelah tutorial YouTube memicu kebakaran hebat tak terkendali malam itu.
Sebuah kisah nyata yang menggegerkan datang dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tiga orang pelaku pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berhasil diringkus polisi setelah aksi nekat mereka berujung kegagalan. Yang lebih mengejutkan, motif di balik kejahatan ini adalah lilitan utang, dan modus operandi mereka dipelajari secara otodidak melalui platform YouTube.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Pusat Bahaya.
Modus Operandi Canggih Berbekal Tutorial YouTube
Penangkapan HR (33) melengkapi dua pelaku lainnya, MRA (29) dan RH alias OD (43), yang sebelumnya telah diamankan. Ketiganya terlibat dalam aksi pembobolan ATM di Kecamatan Bungoro, Pangkep, pada Selasa, 18 November 2025. Terungkap bahwa mereka mempelajari teknik membobol mesin ATM, termasuk penggunaan mesin gerinda, dari video-video yang tersedia di YouTube.
Iptu Agussalim, Panit Reskrim Polsek Bungoro, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui belajar teknik membobol ATM melalui platform berbagi video tersebut. MRA bertindak sebagai otak kejahatan, menyediakan segala peralatan yang diperlukan, mulai dari tabung oksigen, gas, hingga alat blender api pemotong besi.
Tak hanya itu, MRA juga menyewa mobil Avanza sebagai sarana transportasi dari Makassar ke Pangkep. Sementara itu, RH alias OD bertugas memotong besi brankas ATM dengan blender api. HR memiliki peran vital dalam menyembunyikan aksi mereka dengan memarkirkan mobil tronton di depan mesin ATM, guna menghalangi pandangan pengguna jalan dan warga sekitar.
Gagal Total, ATM Terbakar Dan Kerugian Ratusan Juta
Aksi pembobolan yang telah direncanakan matang ini justru berakhir dengan kegagalan fatal. Saat RH alias OD berusaha membobol mesin ATM menggunakan gerinda, percikan api yang timbul justru membakar mesin tersebut. Kejadian ini membuat para pelaku panik dan gagal membawa kabur uang di dalamnya.
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, menjelaskan bahwa insiden terbakarnya ATM ini menjadi bukti kegagalan para pelaku. Meskipun uang di dalam ATM tidak berhasil dicuri, pihak bank tetap mengalami kerugian besar. Kerugian tersebut diakibatkan oleh kerusakan parah pada mesin ATM akibat upaya pembobolan tersebut.
Total kerugian yang dilaporkan oleh Bank Sulselbar mencapai Rp 120 juta. Angka ini mencerminkan biaya perbaikan atau penggantian mesin ATM yang rusak. Kegagalan ini tidak hanya membuat para pelaku tidak mendapatkan hasil apa pun, tetapi juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.
Baca Juga: Banjir Jakarta Kian Parah, Pasar Minggu Terendam Hampir 1 Meter
Lilitan Utang Dan Terinspirasi Dari Berita TV
Motif di balik kejahatan ini ternyata adalah masalah ekonomi yang mendesak. MRA, sang otak pelaku, mengaku terlilit utang kepada rentenir. Kondisi keuangan yang sulit ini mendorongnya untuk mencari jalan pintas, meskipun harus menempuh jalur ilegal dan berisiko tinggi.
Agussalim mengungkapkan bahwa MRA terinspirasi setelah menonton berita di televisi mengenai pembobolan ATM. Dari sanalah muncul ide untuk melakukan hal serupa, kemudian mengajak RH dan HR untuk bergabung. Kisah ini menjadi gambaran tragis bagaimana tekanan ekonomi dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kriminal.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa para pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kedua pelaku pernah melakukan aksi pembobolan di beberapa lokasi berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah komplotan yang terorganisir dan memiliki pengalaman dalam tindakan kriminal serupa.
Penangkapan Dramatis Dan Ancaman Hukum
Penangkapan HR berlangsung dramatis di area galangan kapal Makassar pada hari Sabtu, 10 Januari. Saat itu, HR yang berprofesi sebagai sopir sedang mengantre muatan di galangan kapal ketika polisi meringkusnya. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan setelah MRA dan RH lebih dulu diamankan oleh pihak kepolisian.
Keberhasilan polisi dalam meringkus ketiga pelaku ini patut diapresiasi. Proses penyelidikan dan pengejaran yang dilakukan menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan. Ketiga pelaku kini harus menghadapi konsekuensi hukum atas perbuatan mereka.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba melakukan tindakan kriminal. Sekali pun belajar dari YouTube, kejahatan tetaplah kejahatan dan akan ada sanksi hukum yang menanti. Apalagi jika modus yang digunakan justru berujung pada kegagalan dan kerugian tambahan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Pusat Bahaya serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari cnbcindonesia.com