5 Rumah Warga di Makassar Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Angin puting beliung menerjang kawasan permukiman di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebabkan lima rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi.
Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan atap rumah beterbangan, dinding bangunan rusak, serta sejumlah pohon tumbang.
Bencana angin puting beliung melanda salah satu wilayah pemukiman di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebabkan lima rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut pada sore hari. Hembusan angin kencang disertai hujan lebat membuat atap rumah beterbangan, dinding retak, serta sejumlah perabot rumah tangga rusak.
Warga setempat sempat panik karena angin berputar dengan kecepatan tinggi, merusak bangunan dalam waktu singkat. Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Pusat Bahaya.
Kronologi Terjadinya Angin Puting Beliung
Angin puting beliung terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Makassar sejak siang hari. Sekitar pukul 16.30 WITA, angin kencang mulai bertiup dari arah barat, disusul pusaran angin yang melintasi kawasan permukiman padat penduduk.
Dalam hitungan menit, pusaran tersebut merusak lima rumah warga, terutama bagian atap yang terbuat dari seng serta rangka kayu. Warga yang berada di dalam rumah langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman untuk menghindari tertimpa reruntuhan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun beberapa warga mengalami luka ringan akibat serpihan material bangunan.
Upaya Penanganan dan Bantuan Darurat
Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan serta menyalurkan bantuan darurat.
Aparat bersama relawan membantu warga membersihkan puing-puing bangunan serta mengevakuasi barang yang masih dapat diselamatkan.
Bantuan berupa terpal, selimut, makanan siap saji, serta air bersih disalurkan kepada warga terdampak. Tim teknis juga melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan untuk memastikan tidak ada risiko runtuh susulan yang membahayakan keselamatan penghuni.
Baca Juga: Berangkat Selamatkan Warga, Aipda Hendra Kurniawan Gugur Di Cisarua
Imbauan Kewaspadaan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan bahwa wilayah Makassar dan sekitarnya masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Warga diminta mengamankan barang-barang di luar rumah, memperkuat struktur bangunan sederhana, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat cuaca buruk.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi bencana agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa warga terpaksa mengungsi sementara karena rumah mereka tidak dapat ditempati.
Pemerintah setempat segera menurunkan tim untuk melakukan pendataan, membersihkan puing, serta menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak.
Harapan Pemulihan Pasca Bencana
Kerusakan paling parah terjadi pada atap rumah yang terangkat oleh angin, menyebabkan bagian dalam rumah tergenang air hujan. Dinding beberapa rumah juga mengalami retak akibat tekanan angin yang kuat.
Perabotan rumah tangga, seperti lemari, kursi, serta peralatan elektronik, ikut rusak karena terkena air dan puing. Warga terdampak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tetangga terdekat.
Pemerintah setempat segera mendirikan posko darurat untuk menampung kebutuhan logistik warga, termasuk makanan, air bersih, serta perlengkapan tidur.
Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com